Home / HSP TV / Dukung Lampung Berjaya , LMPI Lampung Harapkan Tidak Ada Kecurangan Saat PBJ

Dukung Lampung Berjaya , LMPI Lampung Harapkan Tidak Ada Kecurangan Saat PBJ

Bandar Lampung (hspmedia.tv) – Laskar Merah Putih Indonesia (LMPI)) Markas Daerah Provinsi Lampung, meminta kepada Pokja dan Satuan Kerja (Satker) dalam proses pengadaan barang dan jasa di Pemprov Lampung tidak berbuat curang dan “Kong kalingkong”

Demikian disampaikan Ketua LMPI Lampung, Alisa Hendra didampingi Sekretaris LMPI Lampung, R. Budiyanto, Wakil Ketua LMPi Lampung, Relly Regen, Sanwani dan Weky Hariyanto, ketua dan wakil ketua LMPI kota Bandar Lampung bersama jajaran lainya pada press confrence di cafe kasta Bandar Lampung,Senin (3/5/2021).

Dalam kesempatan itu Hendra mengatakan, bahwa pihaknya mencium adanya indikasi kecurangan proses tender. Hal itu ia kemukakan mengingat adanya keluhan sejumlah rekanan yang disampaikan kepada pihaknya,
” Dari keluhan mereka itu, kami tindak lanjuti dengan melakukan investigasi ke lokasi pekerjaan disejumlah ruas jalan sesuai paket tender. Dan hasilnya kami temukan sejumlah ruas jalan tersebut hancur dalam usia umur jagung” ungkapnya.

Menurutnya, jika PBJ (Pengadaan Barang dan Jasa-red) berjalan
“baik” , artinya berjalan bersih, dan tidak ada penyimpangan maka dipastikan outputnya (hasil pekerjaannya) juga baik.

” Nah, fakta di lapangan yang terjadi adalah kualitas pekerjaan nya buruk. Ini mengindikasikan adanya proses PBJ yang kurang sehat ” ujarnya

Sejumlah ruas jalan yang disebut Hendra kondisinya hancur tersebut adalah realisasi pekerjaan paket tender TA. 2020, antara lain, ruas jalan Pugung Raharjo-Jabung (Link.011). Pekerjaan pada ruas jalan ini menurut warga setempat selesai pada bulan Desember 2020.
” Kami cek ke lokasi kondisinya hancur di sejumlah titik. Padahal baru satu setengah bulan selesai dikerjakan” kata Hendra.
Kemudian disejumlah ruas jalan di kabupaten Way Kanan antara lain di ruas jalan Negara Ratu-Sp.Soponyono (Link.081) dua paket, ruas jalan Sp. Soponyono-Serupa Indah (Link.082), ruas jalan Serupa Indah-Pakuan Ratu (Link.083), ruas jalan Serupa Indah-Tajab (Link.084) dua paket, ruas jalan Tegal Mukti-Tajab (Link.088), dua paket, dan ruas jalan Tajab-Adijaya (Link.089), ” Secara umum kondisi di ruas-ruas jalan ini rusak, hancur ” jelas Hendra.

Pihaknya berharap kata Hendra ,tidak ada kecurangan dalam proses pengadaan barang dan jasa , sehingga benar-benar perusahaan yang lolos dalam seleksi adalah perusahaan yg qualified dalam proses seleksi oleh ULP Pemprov Lampung.

“Pokja di dalam ULP harus bekerja seusai tugas pokok dan sesuai dengan perundang-undangan yang sudah ada,” kata Hendra.

Pokja tambah Hendra, harus bekerja sesuai tugas dan sesuai undang undang jasa konstruksi, yakni Permen PUPR No 14 tahun 2020 pada Pasal 91.

” Dalam penunjukkan rekanan Pokja harus profesional dalam menentukan pemenang dengan memperhatikan kemampuan perusahaan, secara garis besar dalam hal kualifikasi dan teknis pekerjaan yang ditenderkan, juga tidak ada monopoli ” ujarnya

Dikatakan Hendra, hal itu semua dilakukan LMPI dengan tujuan demi mendukung visi gubernur yaitu infrastuktur Lampung berjaya.

” Ukuran infrastruktur Lampung berjaya itu khusnya jalan kan menghasilkan jalan dalam kondisi mantap sesuai umur rencana. Indikatornya tentu mutu pekerjaan ,” pungkasnya.

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *