Home / HSP TV / Muli-Menhanai Kartajaya Lestarikan Budaya Adat Dengan Tarian Tradisional

Muli-Menhanai Kartajaya Lestarikan Budaya Adat Dengan Tarian Tradisional

WAY KANAN ( hspmedia.tv)  – Muli-Menhanai ( Muda -Mudi ) Melakukan kegiatan latihan tari cangget yang di laksanakan di Balai adat ( Tiuh ) kampung Kartajaya Kecamatan Negara Batin Kabupaten way kanan.

Hadir dalam kegiatan latihan tersebut, Dewan adat dan tokoh Masyarakat serta Muda- Mudi kampung kartajaya di laksanakan Minggu malam Senin, (19/07/2021).

Tari Cangget salah satu tarian tradisional masyaralat Lampung yang populer,Tujuan dari pada latihan tersebut tidak lain untuk melestarikan budaya adat Lampung dan memberi penjelasan kepada generasi Muda Mudi apa makna dari cangget itu sendiri khusus kampung kartajaya.

Tari Cangget biasanya dipertunjukan saat menyambut tamu agung, upacara pernikahan, dan pesta adat di Provinsi Lampung. Tarian ini mencerminkan kewibawaan gadis Lampung yang anggun.

Sedangkan dalam kegiatan  cangget tersebut ada bermacam macam pungsi
Cengget Nyambuk Temui, tarian yang dibawakan pemuda dan pemudi dalam upacara menyambut tamu agung yang berkunjung.
Cangget Bakha, tarian yang dimainkan oleh pemuda dan pemudi ( Muli Mehanai ) saat bulan purnama atau selesai panen.
Cangget Penganggik, tarian yang dimainkan oleh pemuda dan pemudi saat menerma anggota baru (dari anak-anak ke dewasa).
Cangget Pilangan, tarian yang dimainkan oleh pemuda dan pemudia daat mereka melepas anggota keluarga yang akan menikah.
Cangget Agung, tarian yang dimainkan oleh pemuda dan pemudi saat ada upacara adat pengangkatan seseorang menjadi Kepala Adat.

Cangget memiliki beragam macam yang ada di provinsi Lampung, tapi pada dasar memiliki gerak tari yang sama
Gerak sembah, mengungkapkan rasa hormat
Gerak knui melayan, lambang keagungan
Gerak igel, lambang keperkasaan
Gerak ngetir, lambang keteguhan dan kesucian hati
Gerak rebah pohon, lambang kelembutan hati
Gerak jajak atau pincak, lambang kesiagaan dalam menghadapi bahaya
Gerak knui tabang, lambang rasa percaya diri.
sedangkan untuk mengiringi tari Cangget tersebut  adalah tabuh mapak, tabuh tari, serliah adak, mikhul bekekes.

Ketua Muda – Mudi Kartajaya Pirman Menjelaskan bahwa kegiatan  latihan tersebut adalah kegiatan yang akan di jadikan sebagai kegiatan rutinitas kami sebagai putra daerah untuk lebih mendalami lagi makna dari adat itu sendiri khusus adat istiadat Lampung ” tuturnya.

Sedangkan kita  keturunan dan Generasi penerus sebagai masyarakat Lampung harus paham bahwasanya tentang tari Cangget dan bagih kami generasi penerus wajib bagih kami untuk belajar dan melestarikannya.

Dalam latihan tersebut kami butuh bimbingan binaan dari tokoh tokoh adat khususnya yang ada di kampung Kartajaya dan harapan, ajakan kepada Muda Mudi ( Muli- Menhanai ) untuk bersama sama melestarikan dan belajar tentang adat istiadat budaya suku kita ” pungkasnya. Pirman

Tari canget sama seperti tari tradisional lainnya, tari Cangget tampil dengan pakaian adat dan alat musik khas Lampung. Beberapa properti yang digunakan, seperti keris, jempana, payung, tombak, talam emas, dan lainnya.

Pola gerak tari canget penari wanita berdiam diri sambil menaripada barisan, sedangkan penari pria menari di depan penari wanila sambil menunjukan atraksi tariannya untuk mencuri perhatian si wanita.

Dengan kegiatan latihan bersama ini selain menjalin selaturahmi Muda -Mudi selain itu tujuannya untuk memahami apa arti dari tari canget tersebut  dengan demikian semoga Muda-Mudi ( Muli- Menhanai ) bisa lebih memahami tentang kebudayaan khususnya di kampung kartajaya. (Dalton)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *